Peristiwa
Kebakaran KMP Mutiara Ferindo II di Perairan Tarahan Serang, Tak Ganggu Angkutan Arus Balik Libur Lebaran

JAKARTA (Bindo.id) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyampaikan kabar terkait insiden kebakaran yang menimpa KMP Mutiara Ferindo II di Perairan Tarahan, Kabupaten Serang, Kamis (3/4/2025) dinihari.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Capt. Antoni Arif Priadi mengatakan, kapal tersebut tidak sedang beroperasi dan tengah menjalani perawatan saat insiden terjadi.
“Alhamdulillah, kejadian ini tidak berdampak pada arus balik angkutan libur Lebaran 2025 di lintasan Merak–Bakauheni,” tutur Capt.Antoni, Jumat (4/4/2025).
KMP Mutiara Ferindo II tidak dalam operasional angkutan penyeberangan saat kebakaran terjadi. Kapal tersebut sedang dalam perawatan dan tidak berada dalam lintasan Merak–Bakauheni, sehingga tidak mengganggu angkutan arus balik Lebaran.
Pada pukul 04.57 WIB, VTSO melalui Call 16/20 menginformasikan bahwa KN. Tg Datu telah mengevakuasi 12 kru KMP Mutiara Ferindo II.
Sementara itu, empat kru lainnya masih berada di atas kapal dalam proses pemadaman api. Seluruh kru yang telah dievakuasi dalam kondisi stabil dan tidak mengalami luka-luka.
Pukul 05.03 WIB, VTSO Call 16/20 menghubungi KN. SAR dan meminta kontak Capt. Septa Arif Rohadi. 05.21 WIB KN. Golok melalui Call VTSO Ch 16/20 menanyakan status terkini kebakaran KMP Mutiara Ferindo II.
Selanjutnya pukul 05.33 WIB KT. Martha Venture melalui Call VTSO Ch 16/20 menginformasikan bahwa kapal akan tiba di lokasi kejadian dalam waktu 10 menit.
Capt. Antoni memastikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani insiden ini dan melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
“Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan bekerja sama dengan tim penyelamat serta pihak terkait untuk memastikan keselamatan seluruh kru serta menyelidiki penyebab kebakaran ini,” pungkasnya. (bas)
Ikuti berita terkini dari BINDO di
Google News, YouTube, dan Dailymotion