Peristiwa
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, BNPB Sebut Ada 10 Orang Meninggal
![Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki [rri]](https://www.bindo.id/wp-content/uploads/2024/11/Erupsi-Gunung-Lewotobi-Laki-laki-8e21a13f.jpeg)
Jakarta, Bindo.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan ada 10 orang meninggal dunia dampak dari letusan Gunung Lewotobi Laki-laki, di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebutkan data tersebut didapatkan dari Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) yang berbasis di Kabupaten Maumere.
“Data korban meninggal dunia akibat letusan per Senin 4 November pukul 11.51 Wita menjadi 10 orang,” ujar Abdul Muhari pada keterangan tertulis, Selasa (5/11/2024).
Kata Abdul Muhari, berdasarkan jumlah korban itu, ada 9 warga yang berhasil dievakuasi oleh petugas Search and Rescue (SAR), serta satu korban lagi masih berada di reruntuhan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah menyiapkan pos pengungsian yang tersebar di 3 pos pengungsian. Lokasinya berada di Desa Konga, Lewolaga, serta Tietehena
“Pihak BPBD Kabupaten Flores Timur masih melakukan pendataan jumlah warga yang melakukan pengungsian,” ujar Abdul Muhari.
Di lain sisi, operasi tanggap darurat masih berlangsung pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada hari Minggu (3/11/2024). Upaya pencarian serta pertolongan terus diadakan agar bisa memastikan seluruh korban dievakuasi dari lokasi terkena dampak.
Dari pemantauan hingga Senin siang pukul 12.30 Wita, erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki berimbas kerusakan rumah penduduk pads radius area 7 km dari puncak gunung. Hujan abu juga turun di radius itu.
Pihak BPBD setempat juga mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu pada puncak Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan yang memiliki intensitas tinggi. Daerah yang diwaspadai terutama daerah Dulipali, Padang Pasir dan Nobo.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur telah menetapkan status tanggap darurat dengan nomor BPBD.300.2.2.5/24/BID.KL/XI/2024, Bencana Alam Erupsi Gunung api Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur.
Pemberlakuan status tersebut mulai tanggal 4 November hingga 31 Desember 2024.
, berdasarkan surat Kepala PVMBG No. 95.1.Lap/GL.03/BGV/2024 serta hasil pemantauan visual maupun instrumental memperlihatkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik di Gunung Lewotobi Laki-laki yang cukup signifikan.
Oleh sebab itu, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki dinaikkan dari level III (SIAGA) kini menjadi level IV (AWAS). Status tersebut terhitung mulai tanggal 3 November 2024 pukul 24.00 Wita.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
Google News, YouTube, dan Dailymotion