Hukum & Kriminal
Jurnalis J Tewas Ditangan Oknum Anggota TNI AL, Ada Dugaan Korban Diperkosa Sebelum Dibunuh
![Jurnalis J yang dibunuh oknum anggota TNI AL [tribunnews]](https://www.bindo.id/wp-content/uploads/2025/04/Jurnalis-J-yang-dibunuh-oknum-anggota-TNI-AL-c1ff098a.jpg)
Banjarbaru, Bindo.id – Fakta baru terus bermunculan tentang tewasnya Jurnalis J yang dibunuh oknum anggota TNI AL bernama Jumran.
Ada dugaan Jumran telah memerkosa J sebelum membunuhnya. Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum keluarga, Muhammad Pazri.
Pazri menyebutkan J diduga diperkosa oleh Jumran sebanyak 2 kali.
“Dugaan pemerkosaan itu terjadi dua kali. Yang pertama di sekitar bulan Desember 2024. Itu berdasarkan keterangan dari kakak ipar korban dan kakak kandungnya,” tutur Pazri, Kamis (3/4/2025).
Pazri mengatakan bukti dugaan pemerkosaan pada J dikumpulkan sesuai rekaman percakapan antara J dengan pelaku Jumran.
Mengetahui J diperkosa, saat itu kakak ipar korban sempat meminta Jumran datang ke rumah keluarga J untuk meminta pertanggungjawaban.
“Jadi waktu itu Jumran ditelfon oleh kakak ipar korban untuk dimintai pertanggungjawaban, Jumran kala itu datang ke rumah dan berkata jika dia siap bertanggung jawab,” tuturnya.
Kedua belah pihak Selanjutnya kedua belah pihak menyepakati acara pertunangan antara korban dengan pelaku usai pelaku bertemu keluarga J
Akan tetapi, saat berlangsungnya acara pertunangan itu, Jumran justru tidak hadir.
“Dia cuma diwakili kakak ipar dan ibunya,” ujar Pazri.
Kata Pazri, J diperkosa oleh Jumran tidak hanya sekali. J diduga kembali diperkosa Jumran sebelum membunuhnya.
Pemerkosaan pada J dibuktikan dari hasil otopsi oleh tim forensik yang menemukan bercak sperma yang ada di tubuh korban.
“Jadi, sebelum membunuh pun J diduga diperkosa lagi,” ujar Pazri.
Dari alat bukti yang telah dikumpulkan tersebut, pihak keluarga beserta kuasa hukum menyimpulkan bahwa J diperkosa dulu sebelum tewas ditangan Jumran.
Seorang wartawati salah satu media online di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, J (23), telah ditemukan tergeletak tidak bernyawa di kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru, Sabtu (22/3/2025) sore.
Karena penyebab kematian J dianggap janggal, Polres Banjarbaru didesak organisasi pers dan rekan sesama jurnalis di Banjarbaru untuk melakukan penyelidikan.
Demi mengungkap terkait penyebab kematiannya, sejumlah saksi telah diperiksa oleh petugas Polres Banjarbaru.
Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan juga memberi atensi pada kasus kematian J.
Lima hari usai kematiannya, terduga pelaku pembunuhan J mulai terungkap usai Detasemen Polisi Militer Lanal Balikpapan mengadakan konferensi pers.
J diduga kuat tewas dibunuh oleh oknum anggota TNI AL bernama Jumran. Saat itu Jumran berpangkat Kelasi Satu. Jumran merupakan kekasih korban.
Pihak keluarga J selanjutnya menuntut keadilan serta berharap pelaku bisa dihukum seberat-beratnya.
Berdasarkan keterangan Pazri selaku kuasa hukum keluarga korban, pelaku Jumran telah ditetapkan menjadi tersangka.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
Google News, YouTube, dan Dailymotion